Visualisasi Thoghut dan Jibt

Allah س berfirman dalam Kitab Al Quran, menegaskan, setiap kekuatan ghaib yang disembah selain Dia, disebut dengan thoghut dan jibt.[1] Masih belum kokohnya keberimanan, menjadi salah satu sebab adanya kaum muslim yang melakukan pemujaan kepada thoghut dan jibt. Mereka merasa, kerja sama ini dapat diukur keberhasilannya; seperti misalnya mereka yang >memelihara tuyul dan seterunya dapat mengenali kenaikan penghasilannya dalam kurun waktu singkat. Kemungkinan besar, mereka tidak menyadari, bekerja sama dengan thoghut atau jibt dan memujanya, sesungguhnya merupakan salah satu bentuk mencampuradukkan yang haq dengan yang bathil; mereka disebut kaum musyrik.[2] Untuk memujanya, mereka perlu menvisualkan; bagaimana visualisasinya ?

Setan, Meruntuhkan Iman

[Tausiah Jum`at, 24/07/2015]
tulisan yang berwarna biru, dapat di klik untuk mendapatkan rujukan.
a
Banas mengajak membincangkan upaya setan meruntuhkan iman, usai berkabar-kabar Islami sesaat sesudah bertemu di serambi masjid. Tetapi Akung minta penjelasan kenapa memakai istilah ini. Banas menjawab: “Dalam Al Qur`an, setidaknya terdapat 4 ayat yang didalamnya terdapat lafadz runtuh. Semuanya menggambarkan keadaan hancur berantakan atau porak peranda. Tinggal bekas-bekas yang tidak mungkin untuk dikembalikan seperti semula. Dalam tausiah ini, kita bincangkan upaya setan meruntuhkan iman. Sebagai salah satu penegas, bila iman sudah runtuh, niscaya Allah س tidak akan mengembalikan keimanan itu; kecuali Dia berkehendak lain”. Kemudian Banas mengajak duduk berbincang; inilah kisah mereka.