Visualisasi Thoghut dan Jibt

Allah س berfirman dalam Kitab Al Quran, menegaskan, setiap kekuatan ghaib yang disembah selain Dia, disebut dengan thoghut dan jibt.[1] Masih belum kokohnya keberimanan, menjadi salah satu sebab adanya kaum muslim yang melakukan pemujaan kepada thoghut dan jibt. Mereka merasa, kerja sama ini dapat diukur keberhasilannya; seperti misalnya mereka yang >memelihara tuyul dan seterunya dapat mengenali kenaikan penghasilannya dalam kurun waktu singkat. Kemungkinan besar, mereka tidak menyadari, bekerja sama dengan thoghut atau jibt dan memujanya, sesungguhnya merupakan salah satu bentuk mencampuradukkan yang haq dengan yang bathil; mereka disebut kaum musyrik.[2] Untuk memujanya, mereka perlu menvisualkan; bagaimana visualisasinya ?

Kesaksian Berislam

Pendahuluan
a
Usai Shalat Dhuhur, beberapa jamaah masih belum beranjak dari masjid, mereka menunggu Banas menyelesaikan wiridnya. Setelah bertemu, diantara jamaah ada yang memberanikan diri untuk minta Banas memberikan pencerahan Keislaman; persetujuanpun dicapai. Insya Allah sebagai langkah awal, mereka ingin membincangkan syahadat. Inilah kisah perbincangan mereka.
a
Setelah duduk melingkar, Banas memulai dengan mengatakan: “Sesungguhnya, setiap janin manusia yang akan dilahirkan, secara sunnatullah sudah melafadzkan syahadat”; ketika berhenti sejenak, ada jamaah yang langsung menyela: “Bagaimana bisa?; kan mereka belum bisa berkata-kata”.